Selasa, 21 Januari 2014

Perbedaan orang pintar dan orang bodoh



Perbedaan orang pintar dan orang bodoh
Ternyata, orang pintar dan orang bodoh  memiliki kebiasaan yang berbeda. Tentu saja dalam perbedaan tersebut minum tolak angin tidak termasuk dari kebiasan orang pintar.  Berikut perbedaan kebiasaan tersebut, anda juga bisa mengecek diri anda termasuk golongan yang mana.

Orang pintar
Sebaliknya
Orang bodoh
Faktanya
Dia tahu dan sadar bahwa dia mampu mengerjakan tugas dengan baik karena dia memilki otak yang cerdas.
Dia tidak yakin bahwa dia mampu, dan dia tidak yakin bahwa otaknya dia sama cerdas dengan orang lain. Dia selalu merasa dirinya bodoh.
Semua orang memiliki kecerdasan otak yang sama. Yang membedakan adalah seberapa digunakan otak tersebut.
Dia mempunyai tujuan yang jelas. Dia tahu bahwa tujuan belajar adalah agar masa depannya menjadi lebih baik. Dia pun menyusun apa yang dia akan lakukan 1 minggu lagi, 1 bulan, 2 bulan, 1 tahun lagi.
Dia hanya hidup untuk hari ini. Dia tidak berfikir apa yang bisa dia raih pada esok hari atau satu tahun lagi.
Ketika seseorang menentukan tujuannya dengan jelas (misal: menulisnya) maka otaknya akan lebih mudah menentukan jalan mana yang sesuai untuk sampai ditujuan tersebut.
Dia sering ngobrol dengan orang tua.
Dia jarang ngobrol dengan orang tua. Bahkan ada yang jarang bertemu walau tinggal satu rumah.
Hubungan yang baik dengan orang tua akan membuat anak merasa punya tempat yang baik untuk bertanya dan curhat tentang segala hal yang dia hadapi. Anak akan merasa bahwa ia dikelilingi oleh orang-orang yang menyayanginya.  Selain itu orang tua juga bisa memantau perkembangan psikologis anak.
Orang tua sering berkata positif kepada anaknya.
Orang tua sering berkata negatif kepada anaknya.
Kata positif membangkitkan motivasi, semangat, dan menjadi makanan sehat bagi jiwa dan psikologis anak.
Hamper tidak ada guru yang dibenci.
Ada guru yang dibenci. Terkadang banyak.
Ketika seseorang membenci orang lain, maka yang terjadi adalah dia tidak akan mau mendengarkan perkataan dari orang yang ia benci. Jika seorang guru yang dibenci akibat akhirnya adalah ia tidak akan mendengarkan dan tidak akan tahu pelajaran yang diajarakan.
Ketika guru memberikan tugas, maka dia hanya akan diam saja atau dia bahagai karena tugas tersebut.
Ketika guru memberikan tugas, maka dia akan mengeluh dan menggerutu bahkan dia mengeluh dengan suara keras.
Mengeluh dapat membeuat orang kehabisan energinya untuk bekerja, sehingga kecil sekali orang yang mengeluh dapatr menyelesaikan tugasnya dengan baik.
Dai sopan dengan guru.
Dia kurang sopan dengan guru.
Menghargai danb menghormati guru membuat ilmu yang di dapat lebih bermanfaat.
Ketika pulang sekolah, dia masih menyempatkan untuk mengulang pelajaran yang ia terima di sekolah.
Ketika pulang sekolah, dia bermain, tidur, nonton TV, facebook.
Mengulang dapat membuat daya ingat meningkat.

Begitulah beberapa perbedaan kebiasaan orang pintar dan orang bodoh. Termasuk golongan yang manakah diri anda? jika golongan pintar, pertahankanlah, jika bodoh maka untuk bisa menjadi orang pintar, maka tiurulah kebiasaan orang pintar. (syarif al imam)

Selasa, 14 Januari 2014